Iran Dipaksa Langsung Tinggalkan AS usai Tanding Lawan Selandia Baru

Jakarta, Shape Up Athletic Indonesia

Pelatih

Iran

, Amir Ghalenoei, menegaskan bahwa timnya paling tertindas sepanjang gelaran

Piala Dunia 2026

.

Hal ini lantaran Iran dipaksa secepatnya meninggalkan Amerika Serikat setelah pertandingan untuk kembali ke kamp mereka di Tijuana, Meksiko.

Sang pelatih tidak senang dengan situasi. Apalagi, Team Melli baru saja melakoni pertandingan melawan Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2 di Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6) pagi WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semula, Iran merencanakan untuk kembali ke Meksiko satu hari setelah pertandingan atau pada Selasa waktu setempat. Namun, rencana itu urung terjadi karena instruksi untuk langsung meninggalkan AS setelah pertandingan.

“Kami menghabiskan begitu banyak waktu di udara untuk perjalanan pulang pergi, mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk beristirahat,” kata Ghalenoei melalui penerjemah seperti dilansir dari ESPN.

“Setelah pertandingan hari ini, mereka berkata kepada kami, ‘Kalian harus segera pergi.'”

Ghalenoei benar-benar merasa tidak nyaman dengan hal ini. Oleh karena itu, ia menilai bahwa Iran adalah tim paling tertindas di Piala Dunia.

“Sangat penting bagi kami untuk memiliki waktu pemulihan, tetapi kami telah diberitahu untuk kembali ke kamp kami di Tijuana, dan kami benar-benar merasa terganggu oleh hal itu,” ucapnya.

“Saya pikir mungkin tim kami adalah tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia,” katanya melanjutkan.

[Gambas:Video Shape Up Athletic]

(jal/abs)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Pengakuan Pasien Gagal Ginjal Stadium 5 soal Gejala yang Tak Disadari

Baca lagi: Jokowi Blusukan ke Lampung 3 Hari, Ini Jadwal dan Lokasinya

Baca lagi: FOTO: China Bangun Data Center Tenaga Angin di Bawah Air

3 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: